Cara Melakukan Social Media Marketing untuk Bisnis Online-mu



Sebagai seorang pemilik bisnis online, kamu pernah dengar istilah "social media marketing", kan? Social media marketing adalah salah satu cara marketing yang sering digunakan berbagai bisnis, dari small business (UMKM) hingga korporasi ternama. Social media marketing itu sendiri adalah segala kegiatan yang dilakukan pada media sosial untuk mempromosikan sebuah perusahaan. Dengan social media marketing, sebuah perusahaan dapat berinteraksi dengan pelanggan yang sudah ada dan menjangkau ribuan, bahkan jutaan pelanggan baru! Selain itu, perusahaan dapat menyampaikan perusahaannya seperti apa dan nilai-nilai yang dianut.


Kegiatan yang termasuk social media marketing itu sendiri cakupannya luas. Bukan sekedar membuat akun perusahaan lalu selesai.


1. Strategi Marketing

Pertama, kamu perlu menentukan strategi marketing media sosial kamu.

Apakah tujuan kamu untuk meningkatkan awareness (kesadaran) konsumen terhadap merk kamu? Atau tujuanmu untuk meningkatkan engagement (interaksi) dengan pengikutmu?


Lalu, kamu ingin menggunakan media sosial apa aja, nih? Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, Tiktok, Tumblr? Sekarang pilihan media sosial sudah banyak, tinggal kamu yang tentukan kemampuan kamu sampai mana.


Nah, belum selesai disitu. Setelah itu, kamu perlu menentukan tipe konten yang ingin kamu publikasikan. Tipe foto seperti apa yang akan kamu unggah? Desain-desain kamu akan seperti apa? Bagaimana dengan kata-kata yang digunakan? Pelanggan kamu hanya dapat berinteraksi dengan usahamu melalui media sosial. Mereka akan membangun persepsi dan penilaian terhadap usahamu berdasarkan kata-kata dan foto serta video yang kamu unggah pada akun media sosial tersebut. Karena itu, menjadi penting untuk mengetahui terlebih dahulu semua hal di atas.


Apakah usahamu ingin dikenal sebagai brand yang ramah, dekat? Atau justru menggunakan kata-kata yang membuat usahamu terkesan premium dan sulit dijangkau, sehingga wajar menjual produk pada harga mahal? Penting untuk menetapkan tone (nada) yang tepat dan membangun brand personality (karakteristik-karakteristik perusahaan) yang kuat, agar terhubung dengan konsumen yang tepat untuk produkmu.


2. Perencanaan dan Mengunggah Konten

Setelah kamu selesai menentukan strategimu, selanjutnya, waktunya eksekusi! Pada tahap ini, waktunya kamu merencanakan konten yang akan diunggah, memproduksi, lalu mengunggahnya. Selain dari mengunggah konten dengan nada caption dan foto atau desain yang tepat, penting untuk memerhatikan waktu dan frekuensi mengunggah.


Sosial media bergerak berdasarkan algoritma. Algoritma tersebut akan bergerak dan mendukung konten perusahaanmu agar muncul di ponsel konsumen jika kamu sering mengunggah konten yang berkualitas secara konsisten.


3. Mendengar dan Interaksi

Selama bisnis online dan media sosial terus kamu kembangkan, interaksi pada media sosial tentang bisnismu akan meningkat. Pengikutmu akan berkomentar pada unggahan media sosialmu, nge-tag kamu, atau nge-chat kamu secara langsung. Ada baiknya kamu mendengarkan masukan dari pengikutmu dan jadikan itu data untuk mengembangkan bisnis online-mu kedepannya.


Selain itu, engagement rate merupakan hal yang penting agar kamu tahu bahwa dari sekian pengikut, sekian persen benar-benar melihat dan berinteraksi (like, comment) dengan kontenmu. Untuk menjaga komunitas yang interaktif dan tertarik terus dengan brand kamu, ada pentingnya membuat konten yang mengajak pengikut berpartisipasi, jadi bukan hanya konten yang memberi tau tentang keunggulan produk-produkmu, tetapi yang mengajak pengikut untuk ikut serta memberi masukan, ikut bermain game, dsb. Dengan ini, pengikutmu akan merasa lebih dekat dengan brand-mu.


4. Analitik & Mengukur Performa Sosial Media

Hal terbaik dari media sosial adalah banyaknya data! Kamu dapat melihat kontenmu telah mencapai berapa orang (reach), berapa orang yang menyukai dan komen kontenmu (engagement atau interactions), dan pengikutmu bertambah berapa banyak. Berdasarkan data ini, kamu jadi bisa tahu apakah kamu mendekati goal-goal marketing-mu. Kamu juga jadi bisa melihat konten apa aja yang laku di antara target khalayakmu dan mana yang kurang disukai, agar kontenmu kedepannya semakin membaik!


5. Beriklan

Beriklan pada media sosial membuatmu dapat menjangkau khalayak yang lebih luas daripada yang sudah mengikuti akun bisnis online-mu. Hal ini penting, karena kalau yang tau kamu itu-itu aja, gimana kamu bisa meningkatkan penjualan? Platform periklanan media sosial sudah sangat canggih sehingga kamu dapat menentukan dengan tepat kepada siapa iklanmu ingin ditampilkan. Kamu dapat membuat target khalayak berdasarkan demografi, minat, perilaku, dan lainnya. Tentunya, untuk beriklan dengan cara ini, kamu perlu mengeluarkan uang lebih, melakukan product shoot, mendesain iklan-iklannya, dan banyak lagi.


Kalau kamu belum punya cukup sumber daya untuk melakukan semua yang di atas, kamu nggak perlu khawatir! Tapao ada disini untukmu. Dengan aplikasi Tapao, kamu tinggal upload produk, mempercantik toko, lengkapi informasi toko dan produk, mengisi lokasi pemasaran, lalu kami akan iklankan ke Facebook market dan Instagram tanpa biaya untukmu!


Hal ini jadi mungkin dengan fitur Tapao yang bernama Instant Social Ads. Selain itu, tokomu dapat ditemukan calon pelanggan pada Tapao Discovery, sebuah situs pusat produk Tapao, dimana pelanggan dapat mencari produk yang ia butuhkan. Jika kamu masih ingin lebih meningkatkan performa tokomu di Tapao, maka Tapao Turbo Boost (TTB) tepat untukmu! TTB dapat memberikan min. 500 pengunjung toko dan 700,000 penayangan iklan pada Facebook dan Instagram selama 30 hari. Social media marketing, khususnya beriklan, jadi mudah dengan Tapao, karena kamu nggak perlu pusing mikirin desain, teknis, hingga detil-detil lain yang dibutuhkan untuk mengiklan.


Kamu pikirin produk untuk bisnis, kita yang bikin laris manis.

Download aplikasi Tapao sekarang!




65 tampilan8 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua